MHQ untuk Membangun Mental dan Spiritual Generasi Muda

SEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyampaikan, kegiatan keagamaan seperti Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), sangat positif untuk membangun mental dan spiritual generasi muda. Baik dari segi sosial maupun peningkatan kualitas moral dalam memahami nilai-nilai ajaran agama Islam, sekaligus sebagai sarana berlatih untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi.

Pernyataan gubernur disampaikan lewat sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, pada pembukaan MHQ Pesantren XIII Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018, di Asrama Transit Haji Kompleks Islamic Center, Kota Semarang, Senin (29/10) malam.

Dikatakan gubernur, MHQ merupakan event keagamaan yang reguler diselenggarakan. Untuk itu harus ada hal baru, terobosan baru agar pelaksanaan MHQ ini lebih baik dan tentu saja menarik. Tidak hanya bagi kafilah dari tiap-tiap daerah tetapi juga masyarakat sekitar. Sehingga mereka tertarik dan kemudian dapat terus mengikuti tahapan-tahapan event MHQ ini.

“Mari kita jadikan MHQ kali ini sebagai wahana untuk menciptakan generasi unggulan yang mampu menjadi teladan dan pelopor peradaban, yang tidak hanya hafal Al Quran, tetapi juga mampu mempraktikannya serta menjunjung tinggi etika dan moral,” terang gubernur.

Selain itu, MHQ ini juga harus menjadi ajang silaturahmi, bertukar pikiran, pengalaman dan meningkatkan solidaritas persaudaraan dalam rangka membangun rasa persatuan dan kesatuan.

Gubernur berharap para santri mampu meraih prestasi setinggi mungkin, dengan tetap memperhatikan nilai sportivitas yang tinggi.

“Kepada yang sudah bekerja keras belajar dan berdoa, santai mawon, jangan gugup atau demam panggung. Yakinlah kalian bisa,” tandasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *