Pemprov Jateng Taruh Harapan Tinggi pada LuLusan SMK

SEMARANG (Asatu.id) – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menandaskan, Pemprov Jateng menaruh harapan tinggi kepada lulusan SMK. Apalagi angka kemiskinan dan pengangguran di Jawa Tengah masih cukup tinggi. 
Karenanya, melalui pendidikan vokasi diharapkan dapat meningkatkan keterampilan untuk masuk ke dunia usaha atau industri melalui entrepreunership, serta mampu menciptakan peluang usaha sendiri.“Hal itu patut dikembangkan, karena akan memberikan efek domino, peningkatan ekonomi membantu menanggulangi kemiskinan dan pengangguran. Untuk itulah saya berharap kesepakatan SEAMEO dapat diperluas lokusnya,” kata wagub.

Wagub menyampaikan hal itu saat hadir dan memberi sambutan pada acara workshop dan penandatanganan kesepakatan kerja sama bidang pendidikan antara Yayasan Pusat Penggembangan Ilmu dan Teknologi (YPPIT) Texmaco Semarang dengan perguruan tinggi di Cina dan SEAMEO (South East Asian Ministers of Education Organization), yang berlangsung di aula sekolah, Sabtu (27/10).

Selain SMK Texmaco, Wagub Taj Yasin yakin, SMK-SMK lain di Jateng akan sangat menyambut baik kerja sama dan bergabung dalam program ini.

Maka setelah kerja sama dengan SMK Texmaco, lanjut wagub, diharapkan bisa dilanjutkan dengan SMK lainnya dan kian banyak semakin bagus serta menambah kualitas anak-anak SMK dalam menghapi era millennial dan industri 4.0.

“Kalau sekarang ini kita bekerja sama di bidang pendidikan, angan-angan saya ke depan bekerja sama ketenagakerjaan dengan Jepang dan negara industri lainnya. Terlebih Jepang masih banyak membutuhkan pekerja di bidang teknik,” kata mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah ini.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *