Apindo Usulkan UMK Semarang 2019 Rp 2,49 Juta

SEMARANG (Asatu.id) – Juru bicara Dewan Pengupahan Kota Semarang dari unsur Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Bagus Andrianto SE MM memberikan pernyataan berkait usulan kenaikan Upah Minimun Kota (UMK) Semarang 2019 mendatang. Ia mengungkapkan, pihaknya mengusulkan Rp 2,49 juta atau naik sekitar 8% dari UMK Semarang 2018.

“Jumlah ini telah didasarkan pada ketentuan PP 78/2015. Penentuannya menggunakan tingkat inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi,” ungkap Bagus (27/10)

Bagus memaparkan, berdasarkan surat edaran Menteri Tenaga Kerja RI nomor B 240/M-NAKER/PHIJSK-UPAH/2018 tanggal 15 Oktober 2018, dari tingkat inflasi nasional sebesar 2,88 persen dan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,15 persen diperoleh jumlah 8,03 persen.

“Jadi, berdasarkan formulasi PP 78/2015 didapatkan UMK sebesar Rp 2,49 juta,” tegasnya.

Menurut Bagus, jumlah tersebut memang terpaut jauh dengan Serikat Pekerja yang mengusulkan 2,89 juta. Hal itu lantaran menurutnya usulan pihak serikat kerja menggunakan survei pasar sedangkan pihaknya tetap menggunakan formulasi PP 78/2015.

“Sebenarnya kami juga merasa berat dengan usulan ini. Ini salah satunya karena nilai tukar rupiah terhadap dolar melemah sehingga sangat berpengaruh pada dunia usaha,” keluhnya.

Noegroho Aprianto SH Wakil Sekretaris Apindo menambahkan, melemahnya nilai tukar rupiah tersebut membuat harga impor bahan baku usaha turut melonjak naik sehingga jika kenaikan UMK mencapai 2,89 juta pihaknya merasa terbebani.

“Kami tidak hanya memikirkan upah, ada banyak hal yang harus dipikirkan juga,” imbuhnya.

Kendati demikian, ia mengaku pihaknya akan tetap mengikuti peraturan pemerintah demi menciptakan dunia usaha yang kondusif di Kota Semarang. Ia pun berharap kebijakan Wali Kota Semarang yang nantinya akan merekomendasikan usulan UMK Semarang 2019 kepada Gubernur Jawa Tengah.

“Apapun keputusan Gubernur nanti, kami terima. Sebisa mungkin kami selalu mematuhi peraturan pemerintah yang berlaku,” tegas Noegroho.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *