Dewan Pengupahan Kota Semarang Usulkan Kenaikan UMK 2019

SEMARANG (Asatu.id) – Dewan Pengupahan Kota Semarang untuk kedua kalinya mengajukan usulan UMK 2019 ke Dinas Ketenagakerjaan Kota Semarang (Disnaker) yang terselenggara dalam sidang pleno di Ruang Rapat Disnaker, Selasa (23/10).

Sidang tersebut diwakili oleh 19 buruh yang merupakan perwakilan dari Dewan Pengupahan Unsur Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (KSPN) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang merekomendasikan adanya peningkatan UMK 2019.

Ada dua angka yang diajukan melalui perantara Dinas Ketenagakerjaan itu, yakni Rp 2,89 juta oleh KSPN dan Rp 2,49 juta oleh Apindo. Karmanto perwakilan dari Dewan Pengupahan Unsur KSPN mengungkapkan, rekomendasi dua angka tersebut akan langsung diserahkan kepada Wali Kota Semarang sebagai rekomendasi UMK Kota Semarang 2019.

“Pekerja Serikat Buruh merekomendasikan peningkatan 2019 kepada Wali Kota Semarang dengan kisaran UMK adalah Rp 2,89 juta atau naik 25% dari UMK Semarang 2018,” jelas Karmanto.

Jumlah tersebut, lanjut Karmanto, merupakan usulan yang telah didasarkan sesuai dengan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) 2018. Ia mengatakan survei tersebut dilakukan di lima pasar Kota Semarang yang meliputi Pasar Langgar, Pasar Karangayu, Pasar Mangkang, Pasar Jatingaleh dan Pasar Pedurungan.

“Jadi data yang kami sampaikan kepada Pemerintah Kota Semarang hari ini riil sesuai dengan survei,” tegasnya.

Sementara itu Ia memaparkan, untuk Apindo tetap menggunakan formulasi PP Nomor 78 Tahun 2015. Hal itu, menurut KSPN, sudah tidak relevan untuk dipakai dalam UMK tahun 2019 sehingga pihaknya tetap menginginkan peningkatan berdasarkan survei pasar.

“Kalau survei dilakukan setiap tahun, ini akan menjadi hal yang riil dalam penetapan pemerintah di setiap kabupaten kota, khususnya di Kota Semarang ini. Untuk itu kami Dewan Pengupahan Kota Semarang dengan tegas menyampaikan bahwa upah minimum tahun 2019 ini didasarkan survei,” tegasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *