Pembagian Seribu Tumpeng Tandai Pembukaan Festival Bodjong

SEMARANG (Asatu.id) – Gelaran tahun kedua Alumni SMA Negeri 3 Semarang (Alste), Festival Bodjong memulai rangkaian acara dengan pembagian seribu tumpeng kepada 1.200 anak yatim, di halaman Balaikota Semarang, Sabtu sore (20/10).

Ketua Dewan Pembina Alste Indonesia, Etty Laksmiwati mengatakan Festival Bodjong merupakan tanda bakti Alste kepada masyarakat Kota Semarang dan Festival 1.000 Tumpeng sebagai bentuk berbagi kepada anak yatim piatu yang ada di Kota Semarang.

“1.000 itu kan artinya banyak. Hal itu bukan berarti kami hanya menyediakan 1.000 tumpeng. Pada acara Festival 1.000 Tumpeng ini alumni menyediakan 2.000 tumpeng yang dibagikan kepada 1.200 anak yatim piatu,” ujar Etty.

Selain pembagian 2.000 tumpeng, kata Etty, santunan juga diberikan kepada anak yatim piatu yang diundang dalam salah satu beberapa rangkaian acara ini. Alste memberikan santunan uang senilai Rp 120 juta kepada sebanyak 1.200 anak yang hadir.

“Santunan tersebut diberikan kepada 1.200 anak, sehingga setiap anak mendapat Rp 100 ribu,” paparnya.

Dia berharap Festival Bodjong bisa menjadi agenda tahunan, sehingga bisa digelar pada tahun ketiga dan seterusnya. Dengan konsep acara yang semakin bervariasi, sehingga Alste dapat semakin banyak menggandeng lapisan masyarakat lainnya, tidak hanya anak yatim. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *