Menteri Susi Minta Pemkot Semarang Buatkan Selasar untuk Nelayan Tambak Lorok

SEMARANG (Asatu.id) – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyambangi langsung Kampung Bahari Tambak Lorok, Semarang Utara, Sabtu (20/10). Pada kunjungan yang merupakan agenda Presiden Joko Widodo, Susi melakukan aksi ‘blusukan’ guna melihat kondisi langsung kapal-kapal nelayan Tambak Lorok.

“Ini sepanjang sungai buatkan selasar supaya nelayan tidak kepanasan, ikannya juga tidak rusak. Tolong buatkan selasar seperti ini saja mereka,” pintanya tegas kepada Pemerintah Semarang. di sela-sela kunjungan.

Menjelaskan hal itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah Lalu Syafriadi mengungkapkan jika Menteri dari kabinet kerja 2014-2019 itu memberikan penegasan untuk pembangunan di Kampung Bahari yang belum selesai.

Dia membeberkan jika Susi menginginkan kawasan tersebut harus terintegrasi dengan PPI. “Ibu Menteri  menugaskan dan minta tolong kepada PUPR untuk meninggikan PPI ini disamakan dengan situ, sehingga memudahkan nelayan kalau mau lelang ikan,” terang Lalu Syafriadi.

Lalu  mengungkapkan, permintaan pembangunan selasar itu dimaksudkan agar ikan yang ditangkap nantinya tidak langsung terkena paparan sinar matahari, sehingga ikan-ikan tidak rusak.

Selain itu dalam kunjungannya, Susi juga merencanakan adanya bantuan berupa alat tangkap ikan untuk para nelayan mengingat sejauh ini bantuan alat tangkap untuk Jateng di tahun 2017 lalu kurang lebih sebanyak  2.413 unit.

“Kalau berdasarkan kartu nelayan di kami 222.000 nelayan dengan jumlah kurang lebih 21.000 mayoritas kapal yang ada di bawah 10 GT. Mudah-mudahan di tahun 2019 ada (bantuan) lagi,” harap Lalu. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *