Harga Komoditas Pangan Turun, Jateng Alami Deflasi 0,01 Persen

SEMARANG (Asatu.id) – Jawa Tengah mengalami deflasi sebesar 0,01 persen month to month pada periode September 2028. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, angka ini cenderung lebih dangkal bila dibandingkan deflasi bulan sebelumnya, yang berada di angka 0,21 persen

Dalam Rapat High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jateng, di Kantor BI perwakilan Jateng, Selasa (16/10), Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sri Puryono, yang juga Ketua Harian TPID Jateng mengungkapkan, deflasi di Jateng dipengaruhi turunnya harga beberapa komoditas pangan. Yakni, daging ayam ras, bawang merah, dan telor ayam ras.

Laju deflasi di Jawa Tengah, lanjut Sekda, tertahan dengan adanya peningkatan tarif di sektor jasa. Antara lain di bidang pendidikan, kesehatan dan konsumsi.

“Secara historis deflasi pada 2018 yang besarnya 0,01 persen ini juga searah dengan rata-rata pada  periode yang sama, lima tahunan. Nampaknya ada pola yang sama. Capaian tersebut lebih moderat dibanding deflasi nasional yang berada pada angka 0,18 persen,” kata Sri Puryono.

Jika dihitung secara komulatif, bebernya, inflasi Jateng pada September 2018 terhadap Desember 2017 sebesar 1,82 persen. Sementara inflasi September 2018 secara year on year (yoy) sebesar 2,79 persen.

Ditambahkan, meski posisi angka inflasi tidak tinggi, Jateng tetap waspada dengan tren kenaikan inflasi yang terjadi di akhir tahun. Sebab, pada akhir tahun terdapat perayaan keagamaan dan tahun baru. Dua perayaan tersebut akan membuat permintaan volatile food, seperti beras, meningkat tajam.

“Waktu kita tinggal November-Desember. Biasanya di akhir tahun ada tren inflasi merangkak naik. Ini harus kita cermati bersama,” pinta dia.

Di samping itu, adanya tekanan perekonomian global, juga harus jadi perhatian. Sebab, mengakibatkan tidak stabilnya harga komoditas industri. Seperti kenaikan harga emas, minyak dunia, dan bahan baku yang diimpor. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *