Ketua DPRD Kota Semarang: Atlet Harus Raih Medali Emas

SEMARANG (Asatu.id) – Setelah kontingen Kota Semarang sukses meraih 150 medali emas dalam Porprov di Banyumas tahun lalu, Pemerintah Kota dan DPRD Kota Semarang meningkatkan target raihan menjadi 170 medali emas. Supriyadi Ketua DPRD Kota Semarang mengatakan, target tersebut tidak memberatkan mengingat saat ini telah dilakukan penambahan Cabor untuk Kota Semarang.

“Peningkatan target dari 150 menjadi 170 itu realistis karena ada penambahan 6 cabor baru semarang, diharapkan tentu bisa menambah lagi,” ujarnya di sela-sela acara Hot Topic yang membahas tentang “Mempertahankan Juara Umum Porprov 2018” di salah satu hotel Kota Semarang.

Supriyadi mengungkapkan, baik Pemkot maupun DPRD Kota Semarang kini telah gencar melakukan persiapan untuk Porprov 2018 yang akan  berlangsung di Solo tanggal 19 hingga 25 Oktober mendatang. Ia mengaku, pihaknya juga tidak tanggung-tanggung mengganti pelatih agar para atlet nantinya dapat meraih medali emas.

“Ada Cabor yang ditinggal pelatihnya sehingga atlet banyak yang kehilangan induknya, seperti tenis meja dua pelatih dan satu atlet ditinggal tugas di Asian Para Games. kita kerepotan, kita isi dengan pelatih yang mumpuni, yang benar-benar menunjukkan loyalitas dan setara dengan sebelumnya agar atlet bisa mendapatkan emas,” terangnya.

Sementara itu untuk mendukung raihan emas tersebut Pemkot maupun DPRD memberikan dukungan penuh kepada kontingen kota semarang untuk fasilitas, pelatihan hingga anggaran sejumlah 22,2 Milyar agar atlet lebih termotivasi untuk mempertahankan predikat juara umum pada Porprov tahun 2018 ini dengan harapan dapat mencapai target peningkatan yang telah ditentukan.

“Juara umum pasti, tapi target menang meraih medali itu harus. Peta kontingen kota semarang sebaiknya  memang 170,” tegasnya.

Semarang, Asatu.id, Porprov 2018, Pemerintah Kota Semarang, DPRD Kota Semarang, 170 Medali Emas

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *