Semua Kandidat Dukung Atikoh Pimpin Kwarda Jateng

SURAKARTA (Asatu.id) – Tiga kandidat Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah menyatakan dukungannya atas terpilihnya Atikoh Ganjar Pranowo sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) masa bhakti 2018-2023, melalui Musyawarah Daerah Kwarda Jateng 2018 dengan agenda Rapat Pleno Pemilihan Ketua Kwarda, di Hotel Syariah Solo, Sabtu (13/10).

Empat orang ditetapkan sebagai kandidat. Selain Atikoh yang juga istri Gubernur Ganjar Pranowo, tiga kandidat lainnya adalah Wakil Ketua Kwarda sekaligus Sekda Jateng Sri Puryono, Bupati sekaligus Ketua Mabicab Pemalang, Junaedi, serta Kepala Bappeda Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko.

Namun akhirnya, dalam musyawarah antarkandidat, semua sepakat menunjuk Atikoh Ganjar Pranowo sebagai Ketua Kwarda Jateng hingga lima tahun ke depan.

Kandidat Sri Puryono menyatakan dukungannya kepada Atikoh Ganjar Pranowo. Di bawah kepemimpinan seorang perempuan diharapkan Pramuka Jateng semakin maju dan berkembang.

“Saya mendukung sepenuhnya kepada Ibu Atikoh Ganjar Pranowo sebagai Ketua Kwarda Jawa Tengah periode 2018-2023, semoga Allah meridhoi kita semua,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Sujarwanto. Menurutnya, usai menjalankan musyawarah antarcalon, semua berkomitmen bersama-sama memajukan Pramuka. Kepala Bappeda Jateng itu berharap Pramuka mampu mencetak generasi bangsa yang bangga atas bangsanya, menjunjung tinggi bangsa dan negara.

“Ini kali pertama Kwarda Jateng dipimpin perempuan, muda, dan cantik. Kita sependapat dan saya akan sepenuhnya mendukung untuk bersama-sama memperkokoh Kwarda Jateng,” bebernya.

Calon ketua Kwarda lainnya, Junaedi menambahkan, Pramuka pada era milenial seperti sekarang akan lebih menggigit, salah satunya dengan menyebarkan atau menginformasikan berbagai kegiatan Pramuka kepada masyarakat. Menurut Bupati Pemalang itu, Ketua Kwarda Jateng mempunyai kemampuan memajukan Pramuka Jateng di era milenial.

“Hari ini, esok dan yang akan datang kita semua warga Jawa Tengah dalam rangka mengabdi kepada bangsa dan negara, akan tetap dan utuh sebagaimana tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *