Komunitas Pecinta Dangdut Goyang Tri Lomba Juang

SEMARANG (Asatu.id) – Angringan Loek Pitoe menjadi tuan rumah untuk komunitas pecinta musik dangdut Semarang, dalam menggelar penggalangan dana untuk korban bencana Palu dan Donggala.

Pemilik Loek Pitoe Andhiet mengatakan, warung angkringan yang sebelumnya sempat menggandeng Slankers dalam penggalangan dana untuk Palu dan Donggala ini terbuka untuk berbagai komunitas di Semarang.

“Penggalangan dana kemarin kami bersama Slankers sekarang dangdutan. Loek Pitoe welcome untuk semua komunitas,” ujar Andhiet di sela-sela acara di Loek Pitoe yang tepatnya berada di lingkungan stadion olahraga Tri Lomba Juang Semarang, Sabtu malam (13/10).

Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi juga menyempatkan diri berkunjung dan memberikan sambutannya. Ia mengatakan jika tempat seperti penting untuk perkembangan Kota Semarang.

“Ada angkringan dan tempat nongkrong penting untuk perkembangan Kota Semarang, jadi orang-orang atau komunitas tidak kesulitan mencari tempat berkumpul,” ungkap Supriyadi yang juga sempat menyumbangkan sebuah lagu kepada para pengunjung.

Selain penggalangan dana dengan menampilkan musik dangdut, acara Sabtu malam tersebut juga diselingi dengan sosailisasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang mengenai situs Sigelora, yang dapat memberikan informasi mengenai fasilitas olahraga di Semarang. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *