Proyek Bendung Karet BKB Diperkirakan Selesai Lebih Cepat 

SEMARANG (Asatu.id) – Proyek Bendung Karet Sungai Banjir Kanal Barat (BKB) saat ini masih terus berlangsung.

Nantinya bendungan ini berfungsi sebagai penahan intrusi air laut dan menjaga debit air, serta mendorong flashing sedimen sungai. Selain itu juga akan dimanfaatkan sebagai sarana rekreasi dan wisata air.

Terkait hal itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Ruhban Ruzziatno mengatakan, progres percepatan pembangunan bendungan tersebut saat ini melebihi target, yakni dengan total pekerjaan saat ini mencapai 55 persen.

“Sudah melebihi target, yang seharusnya target awal selesai pada akhir 2019, ini justru pada awal tahun 2019 diperkirakan akan selesai,” katanya, Kamis (11/10).

Lebih lanjut Ruhban mengungkapkan, total anggaran dalam proyek tersebut menelan biaya kurang lebih Rp 147,24 miliar, yang dikerjakan oleh PT Adhi Karya dan Minarta. Dan saat ini proses pemasangan karet di sungai BKB sebagian sudah terpasang.

“Karet bendung didatangkan dari Amerika Serikat dilengkapi dengan teknologi untuk menaikkan dan menurunkan muka air lebih cepat. Bendung karet ini juga dilengkapi panel baja sehingga bisa berumur cukup lama dan dapat dioperasikan sesuai kebutuhan atau elevasi muka air,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *