PSIS Optimistis Mampu Lepas dari Degradasi

SEMARANG (Asatu.id) – PSIS Semarang masih optimistis bisa terlepas dari jurang degradasi pada kompetisi Liga 1 Indonesia 2018. Dari sisa pertandingan yang ada, tim Kota ATLAS ini bertekad untuk memenangi semua laga kandang.

“Target di sisa kompetisi tetap tinggi. Kami harus bisa meraup kemenangan di semua laga kandang,” kata General Manajer PSIS Semarang Wahyu ‘Liluk’ Winarto di Semarang, di Semarang, Rabu.

Liluk mengaku dari 24 laga yang dijalani PSIS Semarang, pasukannya baru mengumpulkan 24 poin dari delapan kali menang dan empat kali imbang. Raih poin tersebut membuat Laskar Mahesa Jenar menempati peringkat 16 dari 18 peserta, sehingga berada di zona degradasi.

Melihat klasemen sementara tersebut, kata Liluk, PSIS mau tidak mau harus bisa menyapu bersih poin penuh pada seluruh laga kandang. Dari hasil empat kali pertandingan akhir, dia yakin PSIS bisa terlepas dari jurang degradasi.

Seperti diketahui, dari empat laga terakhir, PSIS meraih dua kemenangan, satu seri dan satu kali kalah.

“Dari evaluasi tim pelatih dan manajemen, komunikasi antarpemain PSIS yang makin baik. Inilah salah satu kunci kesuksesan kami. Perbaikan ini akan kami jadikan modal besar untuk memapaki laga-laga lainnya,” ujar Liluk.

Dia meminta pada lanjutan PSIS saat PSIS menjamu Barito Putra, di Stadion Moch Soebroto Magelang, 13 Oktober mendatang, Haudi Abdillah Cs harus bisa tampil maksimal.

“Anak-anak jangan sampai lengah. Semua pemain lawan wajib diwaspadai. Jangan sampai target awal untuk meraih tiga poin penuh gagal,” pintanya.

Dia berharap para suporter PSIS, Mahesa Jenar dan SneX, agar ikut memberikan suntikan moral agar tim kebanggaan Kota Semarang bisa menampilkan permainan menawan sekaligus mampu memberikan hadiah kemenangan kepada para pendukungnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *