Atikoh Ganjar Pranowo Dorong Posyandu di Jateng Lebih Berkualitas

SEMARANG (Asatu.id) – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah Hj Atikoh Ganjar Pranowo terus mendorong revitalisasi posyandu di seluruh wilayahnya. Keberadaan posyandu bukan hanya dari aspek kuantitas, melainkan juga kualitas.

“Revitalisasi posyandu di setiap daerah memang tidak sama. Daerah remote area perlakuannya akan berbeda dengan wilayah perkotaan. Tapi, sya bertekad tidak hanya mengejar pertambahan kuantitas, melainkan juga kualitas,” ujar Atikoh saat menerima Studi Implementasi Kader Posyandu Berprestasi Provinsi Sumatera Barat, di Provinsi Jawa Tengah, di Wisma Perdamaian, Rabu (10/10).

Untuk meningkatkan kualitas posyandu, menurut Atikoh, pihaknya di awal kepemimpinannya menggencarkan pendataan ulang keberadaan posyandu di Jawa Tengah. “Perlahan tapi pasti, jumlah pasyandu di Jateng kian bertambah dan berkualitas,” paparnya.

Dia membeberkan pada 2012 jumlah posyandu di Provinsi Jateng  tercatat 48.789 posyandu. Dari data tersebut, dia ingin mengetahui kondisi dan keaktifan masing-masing posyandu. “Ternyata yang tidak aktif cukup banyak. Jumlah itu, bahkan menurun tajam menjadi 48.315 posyandu,” ujarnya.

Dengan gebrakannya, lanjut Atikoh, perlahan upaya pengaktifan posyandu membuahkan hasil positif, dan sehingga pada 2017 terdapat peningkatan menjadi 48.891 posyandu di Jawa Tengah.

“Kondisinya pun berubah. Posyandu pratama terus berkurang, dan posyandu yang termasuk kategori mandiri pun bertambah,” paparnya.

Atikoh berharap keberadaan posyandu tak hanya didominasi Pokja IV, melainkan bisa terpadu dengan pokja lainnya. Terutama, dalam menyosialisasikan berbagai kegiatan, mulai dari kesehatan, gizi, pendidikan karakter, antinarkoba, dan sebagainya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *