Jadi Orang Tua Harus Berepot-Repot Modifikasi Makanan

SEMARANG (Asatu.id) – Makanan serba instan sekarang ini menjadi sebuah tantangan terutama seorang ibu dalam memberikan asupan gizi kepada anaknya. Mulai pemberian ASI saat anak masih bayi hingga anak mulai menerima asupan makanan, seorang ibu harus memberikan makanan terbaik untuk anaknya.

Hal itu dikemukakan Yuliana Noor Setiawati Ulvie, S.Gz., M.Sc dalam Talkshow bertajuk “Pentingnya Asupan Makanan untuk Anak dengan Kanker dan Kids Jaman Now” yang diselenggarakan oleh Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Semarang di Water Blaster baru-baru ini.

Pakar Gizi itu mengatakan, seorang ibu harus mau berusaha dan berepot-repot memberikan yang terbaik untuk anak. Salah satunya adalah dengan menyiapkan makanan baik hewani maupun nabati dengan pengolahan yang benar. Selain itu, memodifikasi masakan menurutnya juga penting untuk membangkitkan selera makan anak.

“Kita harus mempunyai planning memodifikasi masakan. Anak-anak jarang yang suka tempe, kemudian modifikasi dengan memasukkan itu,” katanya.

Dalam talkshownya itu ia juga menghimbau kepada masyarakat yang hadir untuk tidak melupakan sayur dan buah-buahan. Menurutnya seorang ibu juga harus selalu ingat untuk menaruh buah di meja dalam keadaan yang sudah dikupas agar anak tidak malas.

Sementara itu, ia juga menghimbau untuk membatasi makan makanan ringan dan lebih banyak makan sayur dan buah-buahan karena memiliki antioksidan tinggi, yang salah satunya berfungsi untuk menangkal kanker.

“Kenalkan mereka untuk yang benar-benar alami seperti  wortel, bayam. Jangan memberikan sesuatu dalam bentuk sudah kering, perkenalkan rasanya akan berbeda dan terasa sampai dewasa. Kalau dari kecil tidak diperkenalkan sayur buah, bagaimana mereka bisa tahu karena anak akan kembali ke rumah untuk mencarinya,” ajaknya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *