Mahasiswa USM Terapkan Alat Sensor Suhu Berbasis IOT di Perkebunan Karet Ngobo Bergas

SEMARANG (Asatu.id) – Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Universitas Semarang (USM) menerapkan alat monitoring suhu berbasis IoT hasil penelitian inovatif mahasiswa. Hal itu sebagai tindak lanjut dari MoU yang sebelumnya dilakukan dengan PTPN IX Bergas.

Pemasangan alat monitoring suhu itu sendiri, dilakukan di rumah Asap Ngobo, Wringinputih, Bergas, Kabupaten Semarang oleh pencetus inovasi tersebut yakni Choirul Anwar.

Karya inovatif Choirul Anwar tersebut, merupakan pengembangan dari Tugas Akhir menggunakan teknologi Internet of Things sebagai alat monitoring suhu di Rumah Asap. Rumah asap sendiri sangat tergantung pada suhu pembakaran untuk meningkatkan kualitas Karet lembaran asap bergaris atau Ribbed Smoked Sheet (RSS).

Proses pengasapan dilakukan selama 5 hari dengan rentang suhu yang berbeda-beda untuk setiap harinya. Proses monitoring yang membutuhkan ketelitian dan diharuskan untuk dimonitor kapanpun dimanapun menjadi awal ide inovasi alat sensor suhu berbasis IOT. Hal ini sangat memudahkan pihak PTPN untuk memantau suhu sehingga kualitas karet menjadi semakin baik.

Terkait hal itu, Assisten Kepala sekaligus Bagian Humas PTPN IX Tri Iswanto menyambut baik pemasangan alat alat sensor suhu berbasis IOT dan sangat terbuka dengan karya-karya lain untuk PTPN IX.

“Selanjutnya akan dilakukan pengkajian sebelum digunakan secara penuh pada proses produksi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Jurusan Teknologi Informasi April Firman Daru berharap karya inovasi yang diciptakan Choirul Anwar dapat memicu mahasiswa lainya untuk dapat menghasilkan karya dengan berbekal ilmu yang dipelajari selama proses perkuliahaan.

“Diharapakan Choirul Anwar dapat memacu teman-teman mahasiswa yang lain untuk dapat menghasilkan karya inovatif dengan menerapkan teori yang diperoleh selama perkuliahan untuk membantu organisasi maupun dinas lain,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *