ACT Kirimkan 9 Truk Logistik untuk Korban Bencana

Semarang (Asatu. Id) – Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap Regional Jawa Tengah (ACT cabang Semarang dan Solo) bersama dengan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) mengirim sembilan truk kemanusiaan berisi logistik dan kebutuhan mendasar lainnya untuk membantu korban bencana di Donggala, Palu, dan Lombok, Jumat (5/7).

Tujuh armada Truk Kemanusiaan berangkat dari halaman Masjid Jami Jatisari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang menuju pelabuhan Tanjung Perak untuk tujuan Palu. Sementara itu, dua armada truk lainnya menuju Pelabuhan Ketapang, sebelum nantinya berlabuh ke Lombok.

Sri Suroto kepala cabang ACT Jateng mengungkapkan bahwa terkumpulnya bantuan hingga sembilan truk logistik tersebut adalah wujud nyata kepedulian masyarakat Jawa Tengah.

“Alhamdulillah, ACT-MRI bergerak cepat merespon bencana, tiga hari yang lalu kita sudah mengirimkan sembilan relawan menuju Palu, dan pada hari ini kita akan memberangkatkan sembilan truk menuju Donggala-Palu dan juga Lombok,” kata Suroto.

Ia mengungkapkan, terkumpulnya 3 truk dari ACT Solo dan 6 truk dari ACT Semarang merupakan langkah awal dalam usaha membantu korban terdampak bencana. Pihaknya yakin, selanjutnya masih akan ada truk kemanusiaan sehingga ia pun optimis pihaknya akan terus berusaha membantu masyarakat yang terdampak bencana tersebut.

“Kami yakin selanjutnya akan ada truk kemanusiaan jilid satu, kedua, ketiga dan seterusnya, pun relawan juga sudah kita siapkan dari berbagai daerah. Kita ikhtiar sampai masyarakat benar-benar pulih seperi sedia kala,” harapnya.

Selanjutnya ia menambahkan, Donggala dan Palu saat ini masih dalam masa emergency. Kendati demikian, ia tetap menghimbau kepada masyarakat untuk tidak lepas perhatian untuk korban lantaran saat ini sedang dalam masa recovery.

Sementara itu, lanjut dia, dalam pengiriman truk kemanusiaan itu masing-masin armada membawa bantuan logistik kurang lebih 5 ton yang terdiri atas pakaian baru, beras, air mineral,  minyak, perlengkapan kebersihan diri, selimut, terpal, obat-obatan dan yang lainnya.

Perwakilan takmir masjid Jami Jatisari, Siswanto, mengaku terkejut dengan dukungan penuh yang diberikan warganya untuk membantu Palu, Donggala dan juga Lombok. “Hanya dalam kurun waktu empat hari, kita sudah berhasil mengumpulkan  logistik sebanyak satu truk bahkan lebih, belum lagi berupa uang yang terkumpul,” ujarnya.

Sementara itu, bantuan logistik untuk bencana di Palu dan Donggaala, akan dikirimkan menuju posko induk ACT yang berada di kecamatan Palu Timur, Kota Palu. Sedangkan bantuan untuk gempa Lombok akan dikirimkan menuju posko induk yang berada di Kecamatan Mataram, NTB.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *