Spot Tari Semarangan akan Ada di Beberapa Titik Keramaian

SEMARANG (Asatu.id) – Lestarikan budaya lokal Semarangan, Dinas Pariwisata Kota Semarang berebcana membuat spot khusus gelaran tari, di beberapa titik strategis.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Kasturi mengungkapkan pelestarian budaya lokal Semarang melalui tarian akan dilakukan melalui pembuatan spot tari khusus tarian Semarangan. Pembuatan spot ini tidak hanya pada satu titik di tempat umum, namun di beberapa daerah yang memiliki komunitas kebudayaan yang aktif.

“Kita akan buat di beberapa tempat yang berpotensi dan dekat dengan seniman-seniman lokal, baik tari maupun seni lainnya,” ujar Kasturi saat ditemui di kantornya Gedung Pandanaran Semarang lantai VIII.

Kasturi juga memgatakan pelestarian tari Semarangan ini sangat serius. Contohnya pemenang Gelar Tari Semarangan beberapa waktu lalu, sering kita undang untuk mengisi acara-acara seremonial dan budaya yang diadakan di Kota Semarang. Hal ini selain untuk mengenalkan Tari Semarangam juga merupakan pembinaan komunitas maupun seniman tari di Semarang agar terus berkarya.

Beberapa tempat telah dipilih untuk rencananya menjadi tempat para seniman Kota Semarang menampilkan keseniannya, salah satunya Kota Lama Semarang. Kota Lama setelah revitalisasi, digadang-gadang akan menjadi world heritage dimana Kota Lama menjadi perhatian bagi para wisatawan.

Namun Kasturi menambahkan, tempat kesenian ini tidak hanya akan dipusatkan di Semarang Tengah sehingga daerah lain juga dapat mengembangkan kesenian Semarang serta mendapatkan apresiasi setara dengan seniman yabg berada di tengah kota.

“Seperti kita sudah berencana membuat setting pagelaran untuk seniman di Desa Kandri serta beberapa tempat lain jadi tidak hanya di Semarang Tengah saja, meskipun pusatnya ada di situ,” ungkapnya. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *