Semarang Halal Festival Berikan Bantuan untuk Difabel

LAUNCHING:Hevearita Gunaryati membuka acara Semarang Festival secara simbolis di Pasaraya, Sri Ratu (ida/asatu.id)

SEMARANG (Asatu.id) – Kadin Kota Semarang bekerjasama dengan Baznas Kota Semarang dan Alica “Khadijah” ICMI Kota Semarang menyelenggarakan acara “Semarang Halal Fest, Halal is Our Our Lifestyle” di Pasaraya Sri Ratu, Rabu (3/10).

Acara tersebut akan berlangsung hingga Minggu (7/10) mendatang dengan kegiatan expo produk halal, talkshow tentang syariah dan sosialisasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng.

Dalam kegiatan Rabu (3/10), Baznas Kota Semarang memberikan bantuan berupa kaki palsu untuk lima kecamatan di  Kota Semarang dan bantuan bengkel untuk kelompok difabel. Selain itu, Kadin Kota Semarang dan Baznas Kota Semarang juga memberikan bantuan pemberdayaan wirausaha untuk diserahkan kepada sepuluh orang tua ABK.

“untuk wirausaha bekerjasama dengan smart-klin, produk sabun ramah lingkungan. Orang tuanya akan diajarkan tentang cara memproduksi sabun sehingga dapat menambah penghasilan,” ujar Ketua Penyelenggara Semarang Halal Festival Zhakiah Joban.

Zhakiah menjelaskan, bantuan kepada sepuluh orang tua ABK itu merupakan pemilihan secara acak yang tersebar di Kota Semarang. Mereka akan diajari berwirausaha dari mulai cara membuat sabun hingga pemasaran sabun-sabun itu.

“Itu nanti akan kami monitor sampai bagaimana memasarkan, menjual, jadi sudah memroduksi terus kita ajarkan cara menjual,” jelasnya.

Sementara itu, ia menambahkan, untuk bantuan kaki palsu yang diberikan kepada lima kecamatan itu diantaranya kecamatan Gunungpati, Candisari, Ngaliyan, dan Gajahmungkur, yang setiap kecamatan ada satu orang yang mendapat bantuan itu.

“Tadi Bu Wakil Walikota menambahi ada yang butuh dua tangan dari Baznas baru satu dan satunya dibantu langsung oleh bu Wakil Walikota,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *