Masjid Baru Siap Digunakan, Masjid di Tengah Jalan Tol Dibongkar

SEMARANG (Asatu.id) – Masjid Jami Baitul Mustaghfirin, di Kelurahan Bringin, Kecamatan Ngaliyan yang lokasinya berada di tengah jalan tol Semarang – Batang, akhirnya dibongkar, Jumat (28/9).

Pembongkaran dilakukan oleh petugas dan dibantu warga setempat. Suasana tambah syahdu ketika warga yang hadir melantunkan syair salawat bersamaan dengan proses pembongkaran beberapa bagian penting masjid, seperti kubah, mimbar dan beduk.

Sebelumnya warga juga melakukan doa bersama dan menyantap puluhan nasi tumpeng yang sudah disediakan.

Ruswanto, salah satu pengurus Masjid Jami Baitul Mustagfirin, menuturkan, sejak awal pengurus masjid memang sudah sepakat bahwa proses pembongkaran dimulai dari kubah (mustaka), mimbar dan beduk. Setelah itu baru bagian bangunan lainnya.

“Kondisinya masih bagus. Kubah, mimbar dan beduk dari masjid lama bisa dipasang lagi di masjid yang baru,” kata Ruswanto.

Pembongkaran masjid itu dilakukan setelah bangunan masjid pengganti sudah bisa digunakan. Masjid baru berada di kampung yang terletak di seberang, tidak jauh dari bangunan masjid lama. Namun wilayahnya ikut Kelurahan Tambakaji. Bangunannya pun dua kali lebih besar dari bangunan masjid sebelumnya.

Manajer pengendalian Lahan PT Jasa Marga Semarang-Batang, Hadi Susanto, menuturkan, pembongkaran masjid lama diperkirakan butuh waktu dua hari. Sementara untuk masjid baru sudah langsung bisa digunakan untuk salat Maghrib. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *