Kunjungi Kampung Lumpia, Juliari Sarankan Pelaku UMKM Manfaatkan Fasilitas Pinjaman Lunak

SEMARANG (Asatu.id) – Tingkatkan produktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Anggota Komisi VI DPR RI Juliri P Batubara sarankan, pelaku UMKM untuk memanfaatkan dana pinjaman yang saat ini sudah disediakan dari berbagai lembaga. Baik berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari bank-bank maupun dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

“Saat ini banyak lembaga-lembaga yang dapat memberi bantuan pinjaman lunak, itu dapat dimanfaatkan untuk memperkuat dalam hal permodalan oleh para pelaku usaha,” katanya, usai melakukan kunjungan kerja di Kampung Lumpia, Kelurahan Kranggan, Semarang Tengah, Kamis (27/9).

Lebih lanjut, Ari Sapaan akrab Juliari P Batubara mengungkapkan, saat ini dana pembinaan dari Kementrian sudah ditiadakan, namun demikian para pelaku usaha bisa memanfaatkan sumber pendanaan lain, baik dari program Corporate Social Responsibility (CSR) BUMN maupun dari lembaga lainya.

“Dari Kementerian dana pembinaan kan sudah tidak ada lagi, jadi sifatnya bisa pinjam apakah melalui KUR dari bank atau LPDB,” ungkapnya.

Sepertihalnya dengan para pelaku industri rumah tangga di Kampung Lumpia, Ari mengatakan masih banyak pembenahan yang harus dilakukan, baik dalam hal peralatan, maupun kondisi lingkungan dari kampung yang hampir rata-rata warganya memproduksi kulit lumpia tersebut.

“Tadi jika dilihat dari pemasaran, sudah berjalan dengan semestinya, dan cenderung sangat lancar, namun msih banyak hal yang harus dibenahi terutama dalam hal kebersihan dan lingkungan,” ungkapnya.

Namun demikian, Lanjut Wakil Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan itu mengungkapkan, sangat mengaprsiasi adanya kampung lumpia. Mengingat sektor industri tersebut menjadi pusat penghasil kulit lumpia terbesar di Kota Semarang.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *