20 Kios PKL Barito Mlatiharjo Dibongkar

SEMARANG (Asatu.id) – Dinas Perdagangan Kota Semarang kembali melakukan pembongkaran bangunan PKL Barito tepatnya di Kelurahan Mlatiharjo, Kecamatan Semarang Timur, Kamis (27/9). Sekitar 20 bangunan kios PKL diratakan tanah menggunakan dua unit backhoe.

Pembongkaran tersebut sebagai upaya percepatan relokasi pedagang kaki lima (PKL) Barito dan warga penghuni bantaran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) yang saat ini dalam proses normalisasi.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, kegiatan pembongkaran merupakan tindak lanjut sebagai upaya percepatan normalisasi sungai Banjir Kanal Timur (BKT).

“Relokasi ini kami percepat agar sesuai target yaitu pertengahan Oktober, seluruh bangunan di Barito sudah bersih. Termasuk yang di Bugangan dan Karangtempel. Sehingga begitu PKL sudah siap pindah,” katanya.

Sementara untuk PKL di Mlatiharjo, Fajar menargetkan sudah pindah seluruhnya maksimal 5 Oktober mendatang. Saat ini, sebagian PKL sudah membangun sendiri kios di tempat relokasi yaitu Pasar Barito Baru (eks Pasar Klitikan) di Penggaron.

“Kendalanya karena ada 10 hunian di Mlatiharjo. Sampai sekarang mereka belum menerima kunci rusunawa. Kalau sudah terima, pasti langsung kami bongkar juga,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *