Maksimalkan Penerimaan PBB, Bapenda Kota Semarang Buka Layanan pada Hari Libur

SEMARANG (Asatu.id) – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang akan membuka layanan untuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada hari libur Sabtu-Minggu (29-30) besok.

Hal ini bertujuan guna memaksimalkan penerimaan PBB hingga jatuh tempo 30 September ini.

Kapala Bidang Pembukuan dan Pelayanan Bapenda Kota Semarang, Elly Asmara mengatakan layanan pembayaran PBB di hari libur tersebut karena jatuh tempo pembayaran tepat di hari libur.

Untuk itu, lanjut dia, Bapenda tetap akan membuka layanan seperti bisa agat bisa memberikan kesempatan kepada masyarakat yang hendak membayar pajak.

“Meski libur, kami tetap buka pelayanan agar masyarakat dapat membayar PBB dan terhindar dari denda jika membayar lewat jatuh tempo yaitu 30 September ini,”ujarnya.

Selama dua hari tersebut, lanjut dia, masyarakat atau wajib pajak dapat menyetorkan PBB di beberapa tempat yaitu di Kantor Bapenda Kota Semarang, kompleks Balai Kota Semarang dan empat pos wilayah.

“Selain itu, Bapenda juga membuka layanan di dua mal yaitu Paragon Mall dan Ciputra Mall pada Jumat-Minggu (28-30/9) mulai pukul 12.00-21.00 WIB,” ungkapnya.

Elly menuturkan jika layanan ini dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan membayar pajak khususnya PBB. Ini juga merupakan bentuk komitmen Bapenda dalam melayani masyarakat di hari libur.

“Setelah jatuh tempo pembayaran berakhir, masyarakat yang belum membayar PBB masih ada kesempatan membayar sampai akhir tahun. Hanya saja, akan ada denda yang dikenakan sebesar 2 persen per bulan dari total tagihan PBB,” jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya akan kembali memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk membayar PBB tanpa dikenai denda khusus pada Senin (1/10) lantaran jatuh tempo PBB tepat pada Minggu (30/9) yang merupakan hari libur.

“Tren masyarakat dalam membayar PBB semakin meningkat tiap tahunnya. Hingga saat ini, sudah tercapai 98 persen dari target penerimaan PBB selama 2018 yang dipatok hingga Rp 346 miliar. Sementara pada anggaran perubahan 2018 ini target dipatok naik sekitar Rp 2 miliar dari target sebelumnya,” pungkasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *