Napak Tilas Jalur Rel dari Stasiun Brumbung Hingga Stasiun Tanggung

SEMARANG (Asatu.id) – Jajaran managemen PT KAI Daop 4 Semarang melaksanakan kegiatan seremonial berupa kegiatan “Napak Tilas” jalur rel sepanjang 11,6 km dari Stasiun Brumbung sampai dengan Stasiun Tanggung.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kereta Api ke-73 yang jatuh pada tanggal 28 September mendatang.

Kepala Daerah Operasi 4 Semarang, Yosita memimpin kegiatan napak tilas dengan berjalan kaki menelusuri jalur rel yang ikuti oleh 70 orang pegawai PT KAI Daop 4 Semarang.

“Kita sebagai generasi penerus insan kereta api, harus banyak bersyukur bahwasannya transportasi kereta api di Indonesia hingga saat ini, terus mengalami kemajuan yang sangat signifikan. Diharapkan nantinya, transportasi kereta api baik di sektor angkutan penumpang maupun angkutan barang, dapat terus meningkat dari tahun ke tahun. Sehingga nantinya, transportasi kereta api bisa menjadi tulang punggung bagi transportasi nasional,” harapnya.

Stasiun Brumbung dan Stasiun Tanggung merupakan bagian dari empat stasiun tertua di Indonesia, setelah Stasiun Semarang dan Stasiun Alas Tua. Di mana jalur ini pertama kali dibuka pada tanggal 10 Agustus 1867, dan merupakan jalur kereta api pertama yang beroperasi di Indonesia, pada lintas jalur rel dari Semarang – Tanggung yang berjarak 25 kilometer oleh Gubenur Jenderal Ludolph Anne Jan Wilt Sloet Van De Beele.

Tercatat ada 16 perjalanan kereta api yang melintas di wilayah antara Stasiun Brumbung – Stasiun Tanggung saat ini setiap harinya. Ke-16 perjalanan kereta api tersebut terdiri dari 10 perjalanan KA penumpang dan 6 perjalanan KA barang.

Adapun perjalanan kereta api penumpang yang melintas di wilayah Brumbung – Gundih diantaranya : KA Brantas relasi St.Pasar Senen – Blitar/pp, KA Matarmaja relasi St.Pasar Senen – Malang/pp, KA Majapahit relasi St.Pasar Senen – Malang/pp, KA Kalijaga relasi St. Semarang Poncol – St. Solo Balapan/pp, dan KA Bangunkarta relasi Surabaya Gubeng – Gambir / pp.

Suprapto, Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang mengatakan di ulang tahunnya yang ke-73 ini, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada para pengguna jasa kereta api di wilayahnya. Diharapkan dengan langkah tersebut, pengguna jasa layanan kereta api di bagian wilayah Pantura tengah ini dapat terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Kami ucapkan terima kasih kepada para pengguna jasa Kereta Api yang telah mendukung terhadap perkembangan angkutan massal berbasis rel selama ini. Diharapkan ke depannya, transportasi kereta api bisa terus meningkat peran sertanya di dalam roda pembangunan ekonomi di wilayah Jawa Tengah pada khususnya, dan Bangsa Indonesia pada umumnya,” ucapnya.

Tercatat trend peningkatan jumlah penumpang di wilayah Daop 4 Semarang yang tumbuh secara positif, ini bisa dilihat dari statistik jumlah penumpang pada tahun 2016 yang mencapai 5.064.000 penumpang. Lalu di tahun 2017 yang lalu, jumlahnya meningkat 15 % menjadi 5.808.033 penumpang. Dan di tahun 2018 ini, ditargetkan jumlah penumpangnya bisa mencapai 6.031.457 penumpang. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *