Terbaik LBS, Kelurahan Krobokan Wakili Kota Semarang Maju ke Tingkat Provinsi

SEMARANG (Asatu.id) – Kelurahan Krobokan Kecamatan Semarang Barat maju mewakili Kota Semarang dalam Penilaian Pelaksana Terbaik Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) Tingkat Provinsi 2018, Selasa (25/9).

Tim penilai yang sebelumnya telah disambut dan diterima langsung Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Ketua TP PKK Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi, Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryati Rahayu itu menyebar di empat titik penilaian yang salah satunya adalah Kelurahan Krobokan tersebut yang dipegang oleh Dewi Susanti bersama tim.

Ada tiga RW yang masuk ke dalam penilaian tersebut meliputi RW 5, RW 6 dan RW 7. Masing-masing RW memiliki keunggulan dan potensi masing-masing untuk melaksanakan penilaian itu dengan baik, seperti adanya pekarangan yang menjadi unggulan, rumah sehat, dan lainnya serta berbagai produk yang mendukung lingkungan bersih dan sehat.

“Kami sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk RW 5, RW 6 dan RW 7. Saya yakin Kelurahan Krobokan sudah bagus, mudah-mudahan bisa juara 1,” ujar Samiono Lurah Krobokan.

Sementara itu, dalam penilaian LBS ini, Nanang Agus Heru Purnomo mewakili Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jateng mengungkapkan apresiasinya atas perhatian warga terhadap Lingkungan Bersih dan Sehat. Hal itu karena menurutnya kesadaran masyarakat akan lingkungan yang bersih penting untuk menciptakan lingkungan yang nyaman.

“Kesadaran dengan lingkungan bersih penting karena kita ingin hidup bersih dan layak agar betah dan berkreasi dengan lingkungan yang nyaman. Semoga ini bisa lebih nyaman lagi dan lebih produktif karena dengan kenyamanan kita bisa lebih berkreasi,” ungkapnya.

Atas penilaian itu, Nanang berharap pelaksanaan LBS tidak hanya dilakukan ketika penilaian saja melainkan juga dilaksanakan secara berkelanjutan.

”Pelaksanaan di rumah tangga misal dalam kegiatan sehari-hari kami harapkan pembuangan sampah secara teratur.  Kami juga berharap lomba lebih mendorong masyarakat lebih baik lagi dalam hidupnya, karena dorongan dari kelurahan, RT maupun RW dapat mendorong pola hidup sehat,” pungkasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *