Pilus: Tidak Ada Strategi Khusus Memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin

SEMARANG (Asatu.id) – Ketua tim sukses (timses) Jokowi-Ma’ruf Amin Kota Semarang, Kadar Lusman mengungkapkan bahwa tidak ada strategi khusus dalam kampanye kemenangan Calon Presiden (Capres) dan Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut satu.
Ditemui setelah deklarasi dukungan koalisi partai pendukung dan pengusung Jokowi-Ma’ruf (24/9) di Hotel Grasia Semarang, Kadar Lusman mengatakan strategi masih sama yakni menggunakan sosialisasi melalui calon legislatif (caleg) saat sedang turun ke masyarakat.
“Strategi masih sama ya, jadi untuk caleg saat sosialisasi ke masyarakat tidak hanya sosialisasi untuk diri sendiri tetapi turut mengkampanyekan capres-cawapres yang diusung,” ungkap Kadar Lusman.
Selain sosialisasi, Kadar Lusman yang kerap disapa Pilus tersebut mengingatkan bahwa dukungan terhadap Jokowi-Ma’ruf ini adalah mandat dari pusat sehingga selama tujuh bulan tersisa ini harus dioptimalkan. Pilus menambahkan para caleg harus terus membangun komunikasi dengan warga untuk mempertahankan suara.
“Caleg perlu waspada dan selalu menjaga komunikasi dengan warga agar tidak ada money politik, sehingga suara mudah dibeli,” ujarnya.
Mengenai kemenangan Jokowi-Ma’ruf di Semarang yang ditargetkan hingga 75%, politisi PDI-P tersebut mengaku optimis jika target koalisi Indonesia Kerja ini akan tercapai mengingat basis partai koalisi ini sangat kuat di Semarang.
“Optimis target 75% bisa dicapai, dengan pemetaan Semarang yang basis PDI-P sudah cukup banyak, ditambah dengan partai-partai pendukung,” pungkas Pilus.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *