Kunjungi Desa Wisata Kandri, Sandiaga Uno Katakan Remajanya Tidak ’Jeniper’

SEMARANG (Asatu.id) – Sandiaga Salahudin Uno bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan dan rombongan mengunjungi kawasan Desa Wisata Kandri, Senin (24/9). Berlokasi di Omah Alas, Sandiaga memberikan komentar tentang Desa Wisata Kandri.

“Desa Wisata Kandri luar bisa. Bang Zul dulu Menteri Kehutanan berpesan desa ini agar dijaga alamnya, dijaga lingkungannya dengan baik, kebudayaannya juga,” ungkapnya di hadapan warga yang didominasi kaum “emak-emak”.

Panggilan akrab SandiUno itu mengatakan, Desa Wisata Kandri merupakan desa wisata yang ’instagramable’ di Kota Semarang. Selain itu, menurutnya, Desa Wisata Kandri merupakan ekonomi berbasis budaya yang memiliki potensi besar terutama untuk dikembangkan para generasi muda.

“Desa Wisata Kandri itu nge-hits banget, karena paling tidak ada lima lokasi instagramable terbaik. Saya pantau di sini ada gambar di atas awan terus salju yang ada pandanya, bunga sakura, jadi tidak usah ke Jepang. Ini sebetulnya ekonomi berbasis budaya. Ini bisa hidup dan ini adalah masa depan pariwisata yang ada di Indonesia,” kata Cawapres pasangan Prabowo itu.

Ia menambahkan, desa wisata dengan pendapatan sekitar 80.000 per/pack paket eduwisata per bulan ini menjadi lapangan pekerjaan serta sebagai wadah dalam meningkatkan perekonomian. Selain itu, lanjutnya, dengan desa wisata demikian dapat mengurangi keinginan ke luar negeri yang berujung pada penghamburan devisa.

“Kita sukanya ke luar negeri tapi komplain kalau dolar naik, kalau kita gak pengen dolar naik ya kerjanya yang real-real saja seperti ini, bagaimana caranya Semarang ini kreatif,” tegasnya.

Sementara itu, SandiUno mengapresiasi adanya ekonomi kreatif di Desa Wisata Kandri itu. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki banyak kearifan lokal untuk meningkatkan perekonomian masa depan yang telah dipegang generasi muda dengan kreativitas-kreativitas.

“Ini luar biasa sekali, kalau remaja seperti ini nggak Jeniper: julid, nyinyir dan baper,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *