Mulai Minggu Pagi Ini Taman KB Bersih dari Aktivitas PKL

SEMARANG (Asatu.id) – Minggu (23/9) hari ini, Dinas Perdagangan Kota Semarang mulai memberlakukan larangan berjualan bagi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Taman KB, Jalan Menteri Supeno, Semarang.

Biasanya, para pedagang yang jumlahnya ratusan itu memanfaatkan event car free day (CFD) dan memenuhi area Taman KB yang kini tengah dipoles menjadi Taman Indonesia Kaya. Kini mereka direlokasi ke sekitar Stadion Diponegoro, Jalan Ki Mangunsarkoro, Semarang.

Di sisi lain, Dinas Perdagangan masih memberi toleransi khusus bagi pedagang jagung bakar dan tahu gimbal untuk tetap berjualan di kawasan Taman KB atau Taman Menteri Supeno itu.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto, membenarkan jika proses sterilisasi PKL CFD di area Taman KB atau Taman Menteri Supeno mulai diberlakukan Minggu (23/9) ini. Bahkan PKL yang biasanya juga mangkal di tempat itu setiap Jumat pagi pun sudah dilarang sejak Jumat (21/9) lalu.

Hal itu, menurut Fajar, dilakukan agar Taman KB atau Taman Menteri Supeno yang saat ini dalam proses revitalisasi menjadi Taman Indonesia Kaya, bisa bersih dari aktivitas PKL.

“Jadi mulai Minggu ini, semua PKL harus sudah pindah. Termasuk PKL yang berjualan Jumat pagi. Mereka kami tempatkan di lokasi depan Stadion Diponegoro, Jalan Ki Mangunsarkoro,” kata Fajar.

Terkait larangan itu, Dinas Perdagangan juga telah melakukan sosialisasi, di samping imbauan lewat pemasangan spanduk di beberapa titik kawasan Taman KB. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *