Haul Akbar Ki Ageng Pandanaran ke 516, Ratusan Warga Khidmad Ikuti Tradisi Ganti Luwur

SEMARANG (Asatu.id) – Ratusan warga Kota Semarang dengan khitmad mengikuti prosesi ganti luwur pada rangkaian kegiatan Haul Akbar Ki Ageng Pandanaran ke 516, Sabtu (22/9).

Aris Pandan Setiawan dari Yayasan Sosial Sunan Pandanaran mengungkapkan Haul ini merupakan kegiatan tahunan memperingati wafatnya Sunan Pandanaran ke-516.

“Ini merupakan bagian dari rangkaian acara Haul Akbar. Tadi malam ada mujahadah kubro, paginya kirab sebelum prosesi dan acara puncak besok Minggu,” jelas Aris.

Prosesi ganti luwur merupakan acara mengganti kelambu makam Sunan Pandanaran yang melibatkan beberapa elemen masyarakat. Partisipasi masyarakat ini diharapkan bisa membuka masyarakat untuk melestarikan budaya, khususnya di Semarang.

Dalam menggelar agenda tahunan ini Yayasan Sosial Sunan Pandanaran menggandeng Dinas Pariwisata Kota Semarang. Dia berharap tradisi ganti luwur dan makam Sunan Pandanaran bisa dijadikan objek wisata religi di Kota Semarang.

“Kita bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan bersinergi dengan Kadin dan PHRI untuk akomodasi wisatawan nantinya,” ujar Aris.

Selain itu Aris menambahkan dalam prosen menjadikan makam Sunan Pandanaran menjadi wisata religi, Yayasan Sosial Sunan Pandanaran akan terus melakukan pembenahan infrastruktur agak lebih baik lagi. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *