Mantan Koruptor Masuk DCT. Mudasir: Nyicil Ayem

MANTAN KORUPTOR : Mantan napi kasus korupsi dari Partai Hanura Mudasir masuk dalam DCT mewakili dapil Pati.

SEMARANG (Asatu.id) – Mudasir, yang merupakan mantan narapidana (napi) kasus korupsi dana hibah APBD Pati untuk KONI tahun anggaran 2012 senilai Rp 1,07 miliar, akhirnya bisa bernapas lega. Kini namanya tercatat sebagai salah satu Caleg untuk DPRD Jateng.

Mantan politisi PDI Perjuangan dan pernah duduk di kursi DPRD Kabupaten Pati ini, kini mencoba menapaki jalan pengabdian lewat Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Atas kasus yang menimpanya, oleh pengadilan Tipikor Semarang Mudasir divonis pidana dua tahun penjara, serta mengganti kerugian uang negara senilai Rp 316 juta.

Dengan keputusan KPU yang baru, Mudasir mengaku bersyukur namanya masuk dalam DCT yang ditetapkan KPU Jateng. Ia bisa melenggang sebagai calon legislatif (caleg) DPRD Jateng dari Partai Hanura untuk daerah pemilihan (dapil) IV, yang meliputi Kabupaten Pati dan Rembang.

“Bagi saya, ini bagaikan angin segar. Sebab akhirnya saya mendapatkan hak politik untuk memilih dan dipilih,” katanya.

Bagi Mudasir, kesempatan kali ini akan digunakannya semaksimal mungkin. Nantinya ia akan berjuang sepenuh hati, untuk dapat memenangkan kontestasi Pileg 2019, dan melenggang maju sebagai wakil rakyat di DPRD Jateng periode 2019-2024.

Yang penting sekarang, untuk sementara mensyukuri dulu keputusan KPU yang meloloskan namanya bertengger di Daftar Calon Tetap (DCT). Setelah itu berjuang lewat kampanye dan sosialisasi kepada calon pendukungnya.

“Sekarang sudah nyicil ayem, sudah ada kepastian untuk menentukan langkah selanjutnya. Saya harus maksimal berjuang dan bisa menjadi wakil rakyat,” tekadnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *