Komunitas Diajeng Semarang Gelar ’Semarang Berjarik’, Catat Tanggalnya

SEMARANG (Asatu.id) – Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, Komunitas Diajeng Semarang (KDS) akan menyelenggarakan acara “Semarang Berjarik”, 13 Oktober mendatang. Acara yang berlokasi di Sam Poo Kong itu akan berlangsung mulai pukul 09.00-11.00 WIB.

Digelarnya acara “Semarang Berjarik” merupakan salah satu bentuk sumbangsih Komunitas Diajeng Semarang utuk Kota Semarang. Acara diharapkan dapat membawa nama Kota Semarang sebagai Kota Ikon Budaya, yang kaum wanitanya sangat mencintai budaya nusantara dari segi busana, yaitu berkain/berjarik dan berkebaya.

Pada konsep acara, KDS akan membagikan 1.000 jarik gratis untuk para wanita di Semarang dan sekitarnya. Setelah itu acara akan dilanjutkan dengan tutorial mengenakan jarik yang diikuti semua peserta secara serentak dan dilanjutkan menari poco-poco bersama 1.000 wanita berjarik.

Saat ini, acara tersebut telah mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sementara itu, dalam acara tersebut Komunitas Diajeng akan menggandeng PKK kota, organisasi-organisasi wanita, komunitas-komunitas wanita dan masyarakat umum lainnya. Komunitas Diajeng berharap acara tersebut akan masuk rekor Muri.

Bagaimana, Anda berminat? acara tersebut free harga tanda masuk (HTM), namun hanya bagi peserta. Acara hanya berlaku bagi wanita usia 17-65 tahun, tiap peserta wajib menyerahkan fotocopy KTP atau kartu identitas lainnya ke ketua kelompoknya, mendaftar secara kolektif minimal 10 orang per kelompok. Dengan 1 orang sebagai CP/Ketua Kelompok. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *