Joko Widodo – Ma’ruf Amin Nomor Urut 1, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno Nomor Urut 2

JAKARTA (Asatu.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah melaksanakan Rapat Pleno Terbuka dengan agenda pengambilan nomor urut bagi pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden untuk pilpres 2019, Jumat (21/9) malam.

Hasilnya, Paslon Joko Widodo – Ma’ruf Amin mendapat nomor urut satu, dan Paslon Prabowo Subianto – Sandiaga Uno nomor urut dua.

Acara undian atau pengambilan nomor urut yang dilaksanakan di Kantor KPU Pusat, dipimpin Ketua KPU Arief Budiman yang didampingi para komisioner KPU lainnya.

Kedua pasangan capres-cawapres hadir dengan didampingi para ketua umum, elite parpol pengusung, dan para pendukungnya.

Bagi Jokowi dan Prabowo, yang juga berkontestasi pada Pilpres 2014 sebagai calon presiden (capres), hasil pengundian nomor urut untuk Pilpres 2019 kali ini hasilnya berbeda.

Pada Pilpres 2014, Jokowi yang berduet dengan Jusuf Kalla ketika itu mendapat nomor urut dua. Sementara Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa mendapat nomor urut satu.

Selanjutnya, nomor urut tersebut akan dipakai masing-masing kubu selama kampanye yang dimulai 23 September 2018 hingga hari pemungutan suara pada 17 April 2019.

Rapat Pleno Terbuka juga dihadiri komisioner Bawaslu, jajaran Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, perwakilan Komisi II DPR, para pejabat negara, hingga masyarakat sipil pemantau pemilu. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *