Jembatan Karangawen Dilebarkan. Komisi D DPRD Jateng Berharap Tidak Ada Kemacetan

SEMARANG (Asatu.id) – Proyek pelebaran sisi kanan-kiri jembatan di Kecamatan Karangawen, Demak, mendapat sorotan anggota Komusi D DPRD Jawa Tengah. Proyek itu diharapkan tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Beberapa anggota Komisi D yang melakukan peninjauan ke kawasan tersebut berharap proyek bisa berjalam lancar. Sebab jalur itu merupakan jalur utama penghubung Semarang-Purwodadi termasuk sampai ke Solo dan Jawa Timur.

Peninjauan dipimpin Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso, Jumat (21/9). Rombongan diterima pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) dari Dinas PU Bina MArga Jateng Asteria Dwi Jarwati dan Andri dari CV Briliant selaku penyedia jasa.

Sekretaris Komisi D, Jayus, turut menambahkan, sudah sepatutnya jembatan di Karangawen dilebarkan. Dengan demikian, lebar jembatan dan jalan menjadi seimbang.

Terkadang di saat ada kepadatan arus lalu lintas, saat melintas di atas jembatan tersebut kerap menyebabkan kemacetan. Mengingat lebar jembatan terlalu sempit untuk jalur nasional tersebut.

Sementara Asteria Dwi menjelaskan, jembatan Karawangen pada dua sisi (kanan-kiri) dilebarkan dua meter dengan panjang jembatan 13,9 meter.

Pembangunannya sendiri menggunakan APBD 2018 senilai Rp 1.650.112.000. Waktu pelaksanaan terhitung sampai 21 Mei 2019.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *