Festival Karimunjawa Digelar 25-30 September 2018

SEMARANG (Asatu.id) – Karimunjawa sebagai destinasi unggulan akan menggelar festival wisata pada 25-30 September mendatang. Festival akan optimal menampilkan potensinya, sehingga mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung dan menetap lama disana.

Informasi itu disampaikan Ketua DPRD Jateng, Rukma Setiabudi, di sela-sela acara “Wedangan” di TVRI Jateng, Pucang Gading dengan tema Festival Karimunjawa 2018, Rabu (19/9).

Menurut Rukma, dengan potensi Karimunjawa yang tinggi itu, promosi wisata harus digencarkan. Ia berharap masyarakat tidak perlu lagi berlibur ke destinasi provinsi lain karena Karimunjawa menawarkan banyak wisata laut yang menarik.

“Dengan semakin banyaknya wisatawan yang datang, maka nantinya bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat setempat,” harapnya.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Jateng, Urip Sihabudin. Menurut Urip, festival itu merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan jumlah wisatawan.

Data Dinporapar menyebutkan, dari angka 20 juta wisatawan secara nasional pada 2017, Provinsi Jateng menyumbang 1,2 juta wisatawan yang berkunjung ke Karimunjawa, Candi Borobudur, dan Dataran Tinggi Dieng.

“Pertumbuhan wisata Jateng itu naik 30 persen pada 2017 lalu. Angka itu diyakini lebih baik dibanding daerah lain. Kami meyakini pula, dengan festival itu, mampu terus mendongkrak angka wisatawan,” kata Urip.

Dalam Festival Karimunjawa 2018 nantinya, disuguhkan festival produk unggulan untuk oleh-oleh dari masyarakat. Dari destinasi yang ada disana, ada 27 lokasi, sehingga bisa memuaskan wisatawan. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *