Apa yang Menarik dari Pulau Karimunjawa Sampai Difestivalkan?

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Balai Taman Nasional Karimunjawa, Agus Prabowo mengatakan, potensi di Karimunjawa sangat banyak. Di antaranya hutan tropis dataran rendah sebagai pendukung air baku, hutan pantai, hutan mangrove, dan terumbu karang.

“Seperti di Ujung Gelang, banyak wisatawan yang kesana karena menawarkan keindahan pantai pasir putihnya. Tidak hanya wisata alam, Karimunjawa juga menampilkan kearifan budaya lokalnya,” kata Agus, saat menjadi nara sumber acara “Wedangan” di TVRI Jateng, Rabu (19/9).

Hal itu disampaikannya sehubungan dengan akan diselenggarakannya Festival Karimunjawa 2018 pada 25-30 September mendatang.

Agus juga mengampaikan, dalam Festival Karimunjawa 2018, akan disuguhkan festival produk unggulan untuk oleh-oleh dari masyarakat. Dari destinasi yang ada disana, ada 27 lokasi sehingga bisa memuaskan wisatawan.

Sementara itu, salah satu pelaku wisata Karimunjawa dari Kaisa Group Semarang, Solichoel Soekaemi menjelaskan, saat ini Karimunjawa sangat mudah untuk dijangkau. Dari segi fasilitas seperti hotel atau penginapan, sekarang sudah sangat lengkap.

“Sesungguhnya, wisatawan yang pergi ke Karimunjawa sangat berbeda dengan pergi ke Bali. Kalau wisatawan ke Bali itu biasanya cuma untuk berbelanja, tapi kalau ke Karimunjawa wisatawan lebih suka snorkling atau diving. Kami biasa memberangkatkan belasan ribu wisatawan kesana, baik dengan kapal ferry dengan jarak tempuh 5 jam yang nyaman maupun dengan pesawat,” jelas Solichoel. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *