Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah Makin Baik

SEMARANG (Asatu.id) – DPRD Jateng menggelar rapat paripurna dengan agenda pendapat gubernur atas laporan Badan Anggaran (Banggar) dan pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD Perubahan Jateng 2018, Selasa (18/9).

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Rukma Setyabudi mempersilakan Wagub Jateng Taj Yasin yang mewakili Gubernur Ganjar Pranowo untuk membacakan laporannya.

“Kami akan membacakan pendapat gubernur atas laporan Banggar dan pandangan umum fraksi mengenai Raperda APBD Perubahan 2018. Dalam hal ini, diawali dengan pertumbuhan ekonomi di Jateng yang semakin baik seperti semakin baiknya swasembada beras. 5,4 persen di atas rata-rata nasional,” jelas Wagub.

Mengenai sektor pendidikan, kata Taj Yasin, pemerintah mengupayakan pendidikan vokasi untuk mengatasi tingkat pengangguran. Sektor pendidikan itu disinkronkan dengan sektor industri sehingga membuka kesempatan bagi lulusan dengan kemampuan dan ketrampilan industrial.

“Dengan begitu, bisa mengatasi persoalan kemiskinan yang masih tinggi. Dalam hal kemiskinan sendiri, pemprov sudah meminta BPS data valid masyarakat tidak mampu. Dengan begitu, bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran,” jelasnya.

Mengenai infrastruktur, lanjut dia, pengerjaan fisik kini terus dikebut agar dapat selesai saat musim penghujan tiba. Seperti pengerjaan embung yang sudah selesai 1.096 unit untuk irigasi dan ketersediaan air baku. Diharapkan, pengerjaan fisik itu dapat segera selesai pada tahun ini,” ucapnya.

Mengenai harga sembako, ia mengatakan ada upaya pengendalian harga dengan berkoordinasi dengan Bulog, sehingga kerawanan pangan di Jateng bisa dikendalikan. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *