Pemkot Bantu Rp 4 Miliar untuk Relokasi PKL Banjir Kanal Timur

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan kucuran dana pemerintah untuk merelokasi pedagang kaki lima (PKL) di bantaran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) mencapai Rp 4 miiliar.

“Dana itu untuk menyewa lahan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) yang akan dipergunakan untuk relokasi sementara PKL Banjir Kanal Timur,” kata Fajar pada acara ground breaking lahan relokasi PKL Banjir Kanal Timur, Senin (15/9).

Menurut Fajar, penggelontorkan dana sebesar Rp 4 miliar dari pemerintah ini merupakan aspek bantuan yang luar biasa. Bantuan dana itu dipergunakan mulai dari pengerukan tanah oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan sewa lahan milik Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) selama tiga tahun.

Pada kesempatan itu, Fajar menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pedagang yang bersedia membangun kiosnya secara mandiri. Meski begitu, pemerintah juga memberikan fasilitas listrik dan air untuk para PKL.

“Kami sangat apresiasi kepada mereka, karena siap membangun secara mandiri. Sementara kami akan menyiapkan air dan listrik, termasuk sarana dan prasarana,” pungkas Fajar.

Dia menjelaskan sarana prasarana yang diusahakan pemerintah ini, salah satunya berupa akses jalan untuk memudahkan para pedagang dan konsumen dalam bertransaksi nanti. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *