Bawaslu Jateng ‎Temukan 16.329 Pemilih Ganda, Terbanyak di Banyumas

SEMARANG (Asatu.id) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) se-Jateng menemukan adanya 48.670 pemilih ganda di Jawa Tengah. Temuan hasil audit itu pun sudah diserahkan Bawaslu kepada KPU Kabupaten/Kota di Jawa Tengah untuk ditindaklanjuti.

“Dari cek and ricek bersama dihasilkan adanya 16.329 data pemilih di Jawa Tengah yang terbukti ganda sehingga langsung dilakukan pencoretan,” kata Divisi Pengawasan Bawaslu Jateng, Anik Solihatin, Minggu (16/9).

Anik juga menyampaikan, daftar pemilih tetap (DPT) ganda paling banyak ditemukan di Kabupaten Banyumas yaitu sebanyak 6.777. Sedang paling sedikit di Kota Magelang yang hanya 14 pemilih.

Di samping temuan DPT ganda, Bawaslu juga menemukan 11.162 pemilih yang perlu perbaikan elemen datanya. Alasannya, secara faktual temuan tersebut tidak termasuk DPT ganda, melainkan ada elemen data identik akibat input data yang tidak tepat.

Dalam perhitungan Bawaslu Jawa Tengah, kata Anik Solihatin, temuan data pemilih ganda tersebut terbilang kecil karena hanya 0.01 persen dari jumlah keseluruhan pemilih.

“Namun dalam prinsip pengelolaan DPT bukan besar atau kecilnya angka, melainkan pada kualitas penyusunan yang valid dan tepat. Sebab, satu saja data pemilih tidak akurat maka itu adalah masalah dalam pemilu,” paparnya.

Sementara itu, Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jateng, Rofiuddin‎ menandaskan, meski sudah dilakukan rekap DPT hasil perbaikan tingkat provinsi, Bawaslu tetap akan melakukan audit lagi terhadap by name by adress untuk memastikan bahwa daftar pemilih ganda memang sudah dicoret. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *