Manggung di Hutan Wisata Tinjomoyo, Fiersa Besari Buat Penonton Histeris

SEMARANG (Asatu.id) – Tahun perdana Festivaland 2018 telah resmi digelar di Hutan Wisata Tinjomoyo, Jumat (14/9). Acara yang mengusung tema “music and youth festival” tersebut merupakan bentuk simbolis festival anak muda saat ini yang banyak menggandrungi musik.

Acara yang akan berlangsung hingga Minggu (16/9) itu dihiasi dengan sederet penampilan bintang tamu yang kini sedang naik daun seperti Barasuara, Danilla, Diskopantera, Fiersa Besari feat Kerabat Kerja, Serempet Gudal, Figura Renata, Good Morning Everyone, Nufi Wardhana dan Sore Tenggelam. Mereka hadir untuk menghibur pengunjung di Hutan Wisata Tinjomoyo.

Luar dari perkiraan, ribuan pengunjung berhasil padati Hutan tersebut. Salah satunya adalah ketika penampilan Fiersa Besari, pengunjung datang berbondong-bondong untuk bertemu dan bernyanyi bersama pemusik sekaligus penulis idola itu.

“Saya ke sini pertama karena ada Fiersa Besari. Selain itu pengen sharing dengan komunitas-komunitas yang ada di sana, ujar Tiara Habib Noor Aisyah Intan mahasiswa semeter akhir Unnes.

Demikian juga dikatakan Defrisa Alfianita Mahasiswa asal Banten yang menyempatkan waktu untuk menonton konser tersebut. “Saya ke sini karena pengen nonton Fiersa Besari. Saya ke sini diajak teman, daripada gabut di kos mending ikut,” katanya.

Sementara itu, Fiersa Besari berkomentar, dengan membawakan lagu-lagu hits ciptaannya seperti celengan rindu, rumah, waktu yang salah, juara kedua dan garis waktu itu Fiersa tidak menyangka antusias pengunjung Hutan Wisata Tinjomoyo akan seramai itu.

“Antusias pengunjung keren, mereka bisa nyanyi bareng di sini, pada tahu lagunya dan langsung ikut nyanyi,” jelasnya.

Sebelumnya, ia mengaku sempat berkecil hati dengan jumlah pengunjung di Hutan Wisata Tinjomoyo. Namun ketakutan itu segera tertepis lantaran kenyataan masyarakat Kota Semarang merespon hangat gelaran tersebut, terlebih konser pertamanya di Hutan Wisata Tinjomoyo.

“Takut sepi atau gimana, sempat takut karena kalau di kota-kota baru kan prinsipnya kenalin lagu yang belum mereka tahu, ternyata ini banyak yang tahu,” imbuhnya. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *