Hutan Wisata Tinjomoyo Butuh Transportasi Umum Masuk

SEMARANG (Asatu.id) – Slamet Widodo sebagai salah satu warga disekitar Tinjomoyo sekaligus menjabat Ketua RW menuturkan, ada beberapa hal yang perlu dibenahi guna meningkatkan akses masuk ke kawasan tersebut, salah satunya adalah sarana transportasi. Menurutnya, perlu adanya fasilitas yang dapat mengantarkan pengunjung memasuki tempat wisata.

“Memang untuk akses ke sini sudah banyak yang menggunakan sepeda motor, tapi itu belum mencakup semua. Barangkali ada anak-anak yang sedang outbond atau di sini biasanya sabtu dan minggu buat kemah juga,” ujarnya.

Menurutnya, adanya transportasi umum masuk kawasan Hutan Wisata Tinjomoyo dimungkinkan akan lebih ramai karena merupakan salah satu fasilitas penunjang yang dapat menarik minat wisatawan. Selain itu, ia mengungkapkan, dengan adanya transportasi umum juga dapat mencegah kemacetan di kawasan tersebut.

“Kami sebagai warga ingin BRT bisa masuk di Hutan Wisata Tinjomoyo sehingga masyarakat tidak perlu mengurai kemacetan karena bisa naik BRT. Syukur-syukur bus wisata bisa masuk di sini,” terangnya.

Menjawab hal itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi telah mengupayakan fasilitas tersebut. Dalam upaya pengembangan Hutan Wisata Tinjomoyo, ia mengaku telah bekerjasama dengan salah satu investor untuk menjadikan Hutan Wisata Tinjomoyo menjadi lebih hidup dengan perkiraan pembangunan tahun depan.

Sementara itu, lajut ia, pihaknya akan mengupayakan transportasi umum saat Hutan Wisata Tinjomoyo itu sudah ramai.

“untuk transportasi, pada saat di situ sudah ramai aktivitas kita bisa buat trayek bus BRT atau aktivasi drive,” jelasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *