DPRD Minta Pemkot Tuntaskan Relokasi PKL Terboyo

SEMARANG (Asatu.id) – Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, Mualim, menyarakan Pemkot untuk segera menuntaskan relokasi pedagang kaki lima (PKL) Terboyo. Sehingga tidak ada kesan para PKL terkatung-katung.

”Harus ada kejelasan. Jangan biarkan para PKL itu kesannya terkatung-katung. Apalagi infonya tempat relokasi di Pasar Banjardowo belum memadai,, sementata kondisi Terboyo sudah mulai dibangun,” kata Mualim.

Politisi Gerindra itu juga menyarankan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Perdagangan dan Dinas Perhubungan segera menyelesaikan persoalan para pedagang. Misalnya dengan menghidupkan suasana Pasar Banjardowo.

”Para PKL yang sudah mendapat tempat harus segera berjualan di sini agar pasarnya jadi ramai. Rencana pembangunan terminal tipe C, juga kami harapkan bisa dibangun di sekitar Pasar Banjardowo,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto menerangkan, 28 tempat dasaran PKL Terboyo sudah disiapkan di Pasar Banjardowo. Sementara ini ada tambahan 30 kios karena para pemilik tidak melakukan validasi.

Fajar menyatakan sudah menyurati pemilik kios tersebut. Namun sampai batas waktu yang ditentukan pada 10 September 2018 lalu tidak ada respons dari para pemilik.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *