Sekda: Jateng Salah Satu Lumbung Pangan Nasional

SEMARANG (Asatu.id) – Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sri Puryono menegaskan, Provinsi Jateng menjadi salah satu lumbung pangan nasional. Untuk itu, kawasan lahan lestari pertanian harus terus dijaga dan dipertahankan dengan ikut mengajak dan melibatkan masyarakat untuk berperan aktif dalam pengendalian pemanfaatan ruang di Jateng.

“Kita tidak ingin kawasan yang harusnya jadi lumbung pangan dengan mudahnya berubah menjadi kawasan industri atau perumahan. Atau kawasan hijau maupun hutan lindung beralih fungsi untuk hal yang lain,” kata Sekda saat membuka Rapat Sinkronisasi Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah di Gedung Grhadhika Bhakti Praja, Senin (10/9).

Rapat dihadiri perwakilan dinas terkait dari 35 kabupaten/kota di Jateng. Hadur juga Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian RI, Pending Dadih Permana dan Direktur Perluasan dan Pengelolahan lahan Ditjen PSP Kementan RI, Endah Megawati.

Sekda Sri Puryono berharap, melalui forum ini pembahasan KP2B bisa segera terselesaikan. Dengan begitu, pembangunan daerah bisa berjalan semakin cepat karena adanya patokan RTRW yang baru.

Untuk diketahui, pada Periode 2017-2018, Provinsi Jateng dan 35 kabupaten/kota sedang melakukan revisi Perda RTRW provinsi dan Perda RTRW kabupaten/kota.

Sampai hari ini 18 kabupaten/kota sudah mengajukan proses rekomendasi gubernur ke DPRD Provinsi Jawa Tengah. Sebanyak 11 kabupaten/kota, yaitu, Kabupaten Purbalingga, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Demak, Batang, Pekalongan, Pemalang, Brebes, Kota Magelang dan Semarang telah mendapat rekomendasi gubernur.

Sementara, dua kabupaten, yakni Kabupaten Sukoharjo dan Pemalang telah mendapat persetujuan substansi dari Menteri ATR dan telah memiliki Perda RTRW yang baru. Keduanya diharapkan menjadi contoh dan motivasi bagi kabupaten/kota yang lain untuk segera menyelesaikan RTRW di daerahnya masing-masing. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *