Jumlah Pedagang 70, Pemkot Baru Siapkan 28 Kios

SEMARANG (Asatu.id– Sekretaris Persatuan Pedagang dan Jasa (PPJ) Terminal Terboyo, Joko Abdul Latif mengatakan Pemerintah Kota Semarang menjanjikan akan memfasilitasi Pedagang Terminal Terboyo untuk menempati Pasar Banjardowo sebagai relokasi sementara.

“Sembari menunggu proses pembangunan Terminal Terboyo dan realisasi pembangunan terminal tipe C selesai, PKL (pedagang kaki lima) Terboyo diberi tempat usaha di Pasar Banjardowo,” kata Joko Abdul Latif, di Semarang, Senin (10/9).

Terkait hal tersebut, Joko mengungkapkan saat ini pihaknya sudah mendata jumlah pedagang yang bersedia untuk pindah di Pasar Banjardowo.

‎”Di Pasar Banjardowo sudah kami data sekitar 70 pedagang. Kan sebelumnya 120 pedagang menginginkan tetap di area terminal,” ungkapnya.

Kepastian kapan pedagang Terminal Terboyo untuk dapat pindah di Pasar Banjardowo, lanjut Joko, saat ini pihaknya menunggu instruksi, baik dari Dinas Perhubungan maupun Dinas Perdagangan.

“Infonya, Rabu lusa (12/9) kepastian kami bisa menempati Pasar Banjardowo. Tapi tidak 70 pedagang sekaligus, karena dari Dinas Perdagangan Saat ini masih melakukan pendataan jumlah kios atau lapak yang bisa kita tempati,” ungkapnya.

Hal ini mengingat, dari 58 kios dan los yang dijanjikan‎ saat ini baru 20 yang sudah pasti bisa ditempati.

“Kami minta sesuai data yang diberi oleh pemerintah itu sekitar 58. Paling tidak 30 dulu lah harus dipenuhi,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, pihaknya saat ini sudah menyiapkan sebanyak 28 sudah disiapkan untuk PKL terminal Terboyo.

“Banjardowo 28 sudah disiapkan untuk PKL Terboyo, dan 30 sisanya jika tidak ada validasi dari pedagang Pasar Banjardowo.  Kami akan serahkan ke pedagang Terminal Terboyo‎ 30 lapak itu untuk dipergunakan,” tandasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *