Pedagang Senang, Ukuran Kios Relokasi PKL Mlatiharjo Sesuai Kebutuhan

SEMARANG (Asatu.id) – Ketua Paguyuban Makmur Mandiri, Kelurahan Mlatiharjo Akhmad Khadirin  menyatakan setuju dengan adanya relokasi ke Penggaron. Hal itu ia kemukakan usai menghadiri sosialisasi tahap akhir oleh Dinas Perdagangan Kota Semarang berkait dengan penjadwalan relokasi terhitung mulai hari ini hingga pertengahan Oktober mendatang.

Menurut Khadirin, 80 lapak yang dialokasikan untuk PKL Mlatiharjo itu sudah sesuai dengan keinginan para pedagang, yakni luas lapak cukup longgar. Para perwakilan pedagang pun dengan senang menandatangani pernyataan itu lantaran sesuai dengan kebutuhan.

“Ada 80 kios yang dibangunkan permanen, Alhamdulillah banyak yang suka karena ukurannya 3×4, di samping itu konstruksi bajanya juga besar. Mereka tidak ada lagi rasa cemas, susah atau sedih. Isinya hanya senang,” tuturnya.

Dengan adanya kios ukuran 3×4 itu, Ketua Paguyuban Makmur Mandiri itu mewakili para pedagang mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perdagangan Kota Semarang atas solusi ukuran kios yang diberikan.

“Pedagang sangat setuju lapaknya sesuai dengan kebutuhan, karena dulu yang ditawarkan ukurannya 2×2,5 itu pada gak setuju akhirnya saya mengajukan revitalisasi, Dinas Perdagangan memberikan solusi kios ukuran 3×4,” tegasnya.

Dia menegaskan, saat ini sudah tidak ada masalah lagi berkaitan relokasi PKL Mlatiharjo ke Penggaron. Ia menekankan, meski hanya perwakilan kelompok pedagang yang menandatangani pernyataan itu, namun para pedagang sangat setuju dengan relokasi tersebut.

“Saya rasa disper sudah arif, bijak, ini sudah clear tidak ada masalah,” tandasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *