Kapolda Ingatkan Masyarakat Jangan Larut dalam Suasana Politik

SEMARANG (Asatu.id) – Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengimbau masyarakat untuk tidak larut dalam suasana tegang di tahun politik.

‘’Kita sudah berkali-kali menyelenggarakan pemilu. Baik pilihan bupati walikota, pilihan gubernur, pileg maupun pilpres. Mari kita lewati proses kenegaraan berbangsa dan bernegara itu dengan baik,’’ katanya.

Pernyataan Kapolda itu disampaikan saat melakukan silaturahim dengan jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng di Kantor Kompleks Masjid Raya Baiturrahman, Jalan Pandanaran 126, Simpanglima Semarang, Jumat (31/8).

Kapolda diterima oleh Ketua Umum MUI Jateng KH Ahmad Darodji yang didampingi Ketua Dewan Pertimbangan KH Ali Mufiz, Ketua KH Kharis Shodaqoh, Sekretaris Umum KH Muhyiddin, dan Sekretaris Komisi Fatwa KH Fadlonan Musyafa.

Kapolda juga mengingatkan, apabila masyarakat tidak bersatu, apalagi saling “menyerang” antara satu kelompok dengan kelompok lain, dikhawatirkan ada penumpang gelap yang ikut bermain membuat kegaduhan dan suasana tidak aman.

Menyinggung soal gempa Lombok, Kapolda menjelaskan, pihaknya membantu mengirimkan 100 orang anggota Brimob untuk melakukan bantuan evakuasi.

‘’Kapolri sudah menyerahkan bantuan Rp 18 miliar. Sedang Polda Jateng dan Kodam IV/Diponegoro telah mengirimkan 70 truk bantuan berupa sembako, pakaian dan kebutuhan hidup warga masyarakat. Sumbangan itu berasal dari Polres dan Kodim se-Jateng. Khusus dari Kodam IV/Diponegoro dan Polda Jateng enam truk sembako,’’ kata Kapolda.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *