DPRD Dukung Langkah Pemkot Sewakan Lahan untuk PKL Karangtempel

SEMARANG (Asatu.id) – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang mendukung upaya Pemerintah Kota Semarang, khususnya Dinas Perdagangan yang telah menyiapkan lahan sewa di sekitar Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) untuk merelokasi PKL Karangtempel.

Lahan sementara seluas 1,2 herktare itu akan ditempati para PKL selama tiga tahun sambil menunggu shelter permanen yang dibangun pemkot di Pasar Waru.

Ketua Komisi B DPRD, Agus Slamet Riyanto mengatakan, memang sudah menjadi tugas Dinas Perdagangan untuk menyiapkan lahan untuk relokasi pedagang Karangtempel.

Bahkan seharusnya hal tersebut sudah dilaksanakan jauh-jauh hari. Agus juga mengingatkan jangan sampai di tengah jalan nanti ada PKL yang protes karena lahannya sempit.

“Sehingga pemerintah sewa di MAJT untuk relokasi sementara pedagang. Di Sawah Besar juga harus sudah dipikirkan untuk lokasinya dan anggarannya nanti seperti apa, atau dimasukkan dalam pembahasan anggaran tahun 2019,” kata Agus saat menerima perwakilan PKL di gedung dewan.

Kepala Dinas Perdagangan Fajar Purwoto mengatakan, saat ini lahan yang telah disewa masih proses pengerasan dasaran sampai 4 September 2018.

Pihaknya meminta pedagang setelah pengerasan jalan itu rampung bisa pindah dulu, untuk membuat secara swadaya shelter, nanti baru dilakukan pengerasan dasaran kiosnya. Karena pada November nanti baru anggaran perubahan turun.

“Sehingga awal Oktober semua kios pedagang Karangtempel sudah harus kosong,” katanya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *