Agustus 2018, Progres Revitalisasi Kawasan Kota Lama Capai 32,28 Persen

SEMARANG (Asatu.id) – Progres perkembangan revitalisasi kawasan Kota Lama per Agustus 2018 telah mencapai angka realisasi 32,28 persen. Angka tersebut masih di bawah target yang direncanakan, yakni 42,28 persen.

Terkait hal itu Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, progres pengerjaan beberapa waktu lalu sempat terhenti karena ada perubahan desain.

“Agak berhenti proses proses lainya karena kemarin ada perubahan desain dari Pak Menteri,” katanya, kemarin.

Namun demikian, meski ada deviasi atau kekurangan pengerjaan sebesar -9,97 persen untuk progres per Agustus, pihaknya optimis revitalisasi Kota Lama Semarang akan rampung pada bulan Desember 2018.

“Kami terus berkoordinasi dengan kontraktor PT Brantas Abipraya selaku kontraktor pembangunan proyek Kota Lama. Memang kegiatan beberapa waktu lalu sempat didiskusikan kembali dari menteri PUPR,” ungkapnya.

Ita sapaan akrabnya mengatakan, pembangunan kawasan Kota Lama tidak hanya membongkar lalu dipasang kembali, tetapi ada nilai-nilai yang berbeda dari sekarang.  Hasilnya diharapkan di Kota Lama terdapat sentuhan-sentuhan seni yang bisa diintegrasikan dengan bangunan heritage yang ada.

“Targetnya tetap di akhir tahun 2018, sehingga tahun 2019 Kawasan Kota Lama menjadi berbeda dengan yang sebelumnya. Walikota juga meminta beberapa titik sudah selesai tahun ini,  yang akan digunakan untuk acara lari marathon yang nantinya bisa diputari oleh para peserta yang ikut kegiatan tersebut,” ungkapnya.

Sementara dari pantauan di lapangan, di beberapa titik jalan di sekitar Kawasan Kota Lama  masih ditutup sebagian, karena ada pengerjaan proyek. Seperti di antaranya di Jalan Letjend Suprapto (sampai depan gedung Marba),  Jalan Mpu Tantular (sebelah timur Jembatan  Mberok), dan Jalan Cendrawasih. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *