Aliran Listrik di Kios – PKL Bugangan dan Mlatiharjo Diputus Paksa

SEMARANG (Asatu.id) – Aliran listrik di 67 Kios dan Pedagang Kaki Lima( PKL) di Kelurahan Bugangan dan Mlatiharjo diputus paksa. Hal tersebut sebagai bentuk tindakan tegas dari Dinas Perdaganag Kota Semarang mengingat masih banyak PKL yang enggan untuk pindah.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik di Kios dan PKL tersebut.

“Sebagai tindak lanjut dinas perdagangan terhadap 67 kios PKL dan bangunan liar yang belum memindahkan barang-barangnya dari bantaran sungai  Banjir Kanal Timur ke tempat relokasi,” katanya, Sabtu (25/8).

Fajar menegaskan, akhir Agustus semua bangunan harus bersih, mengingat pengerjaan revitalisasi sungai BKT saat ini terus berjalan.

“Tempat relokasi kan sudah kami sediakan di Pasar Klithikan Penggaron. Para pedagang diharapkam bekerja sama, hanya butuh mengambil nomor dan memindahkan barang ke tempat yang telah disediakan,” ungkapnya.

Fajar menambahkan jika dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) menginginkan pembongkaran harus selesai pada bulan September. BBWS sendiri terus kebut proyek normalisasi Banjir Kanal Timur Semarang.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *