Perempatan Pandanaran-Randusari Sering Macet Karena Ada Pusat Oleh-Oleh

SEMARANG (Asatu.id) – Hampir setiap hari, kondisi lalu lintas di Perempatan Pandanaran Randusari tampak semrawut. Hal itu salah satunya dinyatakan Prabu Nur Kholis, salah satu pengendara yang merupakan karyawan ojek online di kawasan itu.

“Lalu lintas di sini sering macet. Apalagi di tanggal muda hari minggu,” ungkapnya Jumat (24/8).

Menurutnya, kondisi lalu lintas yang kurang kondusif itu disebabkan oleh adanya pusat oleh-oleh di jalan Pandanaran yang cukup mengganggu para pengguna jalan, terutama ketika sedang ramai. Ia menuturkan, kemacetan itu memiliki keteraturan pada jam-jam tertentu sehingga cukup mengganggu pekerjaannya.

“Macetnya ada jam-jam tertentu. Yang paling membuat macet total itu bukan karena masalah jalannya, tapi tempat oleh-oleh bandeng itu parkirnya di pinggir jalan. Biasanya jam segini macet, tapi kalau malam mungkin sudah kondusif kecuali malam minggu,” terangnya.

Atas ketidakteraturan lalu lintas itu Prabu mengungkapkan keprihatinannya terhadap seluruh pengguna jalan di perempatan itu karena harus lebih waspada. Hal itu pula membuatnya harus mengelus dada lantaran tidak gesit bekerja ketika sedang ramai.

“Sebenarnya, lalu lintas seperti ini bahaya, bisa menyebabkan kecelakaan. Kalau keluhan saya ketika macet kan order delapan ribu bisa satu jam,” keluhnya.

Melalui keluhnya itu Prabu berharap segara ada penanganan berkaitan dengan lalu lintas di barisan pusat oleh-oleh bandeng agar lebih kondusif. “Seharusnya ada polisi lalu lintas yang ada di depan bandeng. Kalau ada polisi yang mengatur lalu lintas kan mungkin nggak terlalu macet. Kalo ada yang jaga pasti kondusif, nggak separah ini,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *