Pasar Srondol Sepi Pengunjung, Pemkot Semarang Akan Gencar Promosi

SEMARANG (Asatu.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi telah memberikan kesempatan kepada UMKM yang aktif untuk mengisi sejumlah kios di Pasar Srondol yang diketahui tak digunakan oleh pemiliknya.

Pasalnya saat dilakukan inspeksi mendadak beberapa waktu lalu oleh Wali Kota yang akrab disapa Hendi tersebut, mendapati Pasar Srondol dengan kondisi sepi pengunjung.

Hendi menemukan fakta di lapangan saat konsolidasi yang dilakukannya ketika sidak bahwa, dari 23 kios terdapat 6 kios telah lama tidak digunakan oleh pemiliknya berjualan lantaran ada pembagian UMKM yang tidak merata.

“UMKM yang aktif tidak dikasih tempat, sementara yang menempati itu ternyata umkm yang kurang aktif. Akibatnya sering tutup, pasar jadi sepi, konsumen tidak datang kesitu. Makanya saya bilang, diganti pengelolanya dengan UMKM yang aktif, berikan mereka kesempatan, gratis,” ujarnya.

Hendi juga mengungkapkan,pihaknya akan melakukan konsolidasi internal yakni dengan melakukan beberapa kegiatan OPD sebulan sekali untuk meramaikan Pasar Srondol yakni mengadakan pertemuan di ruang meeting yang tersedia.

Sementara, dari sisi eksternal, pihaknya akan menggencarkan promosi baik melalui media sosial maupun media promosi lain seperti baliho.

“Kami akan promosikan ini melalui transportasi BRT, kita akan coba masukkan kesitu, dan juga nanti event-event dari masyarakat luar akan kita fasilitasi di tempat itu. Sehingga tempatnya jadi ramai, insyaallah pasarnya juga jadi ramai,” pungkasnya.(Bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *