Nunggu Pelantikan, Ganjar Ingin Jadi Relawan Bencana di Lombok

SEMARANG (Asatu.id) – Ganjar Pranowo, resmi mengakhiri jabatannya sebagai Gubernur Jateng periode 2013-2018, Rabu (23/8). Untuk mengisi kekosongan jabatan, Mendagri Tjahjo Kumolo telah melantik Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Syarifuddin, sebagai Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Kamis (24/8).

Ganjar akan kembali menjabat setelah dilantik pada 17 September 2018 mendatang. Sambil menunggu pelantikan, kurang lebih tiga pekan, Ganjar sudah merancang beberapa rencana untuk mengisi waktu senggang. Salah satunya ingin jadi relawan bencana di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Rencana tiga minggu ke depan, piknik. Saya pengin ke Lombok. Saya pengin lihat kawan-kawan di sana. Kan ada banyak, dari PMI datang, BPBD ada. Kemarin yunior saya di UGM KKN di sana. Akan saya tengok” kata Ganjar kepada wartawan, saat menghadiri pelantikan Syarifuddin sebagai penjabat gubernur.

Dalam peristiwa bencana di Lombok, Ganjar mengaku sempat melihat video tentang keluhan masyarakat yang terkena bencana dan membutuhkan bantuan. Ada juga yang emosi karena merasa kurang diperhatikan pemerintah.

Video tersebut menunjukkan seorang lelaki bernama Syahril yang mengaku sebagai Kepala Desa Jeringo, Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat.

Lelaki itu juga mengatakan tidak pernah dikunjungi pemerintah. Bahkan tiga menteri juga mengurungkan kunjungannya. Padahal desanya menjadi yang terparah karena dampak bencana.

“Sebenarnya BPBD bisa kok, maka nanti saya bantu dari sini. Tak suruh cari sebenarnya itu namanya siapa nomornya berapa. Saya bisa ngelantarke (menyambungkan) mereka, kita bisa kontak BNPB BPBD bisa kita terjunkan tim. Kalau perlu TNI polri kita minta terjunkan,” kata Ganjar. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *